Semua artikel Edukasi

Cara Menggunakan Trading CFD: Panduan Pemula untuk Memulai

Diterjemahkan dari bahasa Inggris. Baca versi aslinya

Cara Menggunakan Trading CFD: Panduan Pemula untuk Memulai

Meski terkesan seperti "pemain baru", CFD sebenarnya sudah ada lebih dari tiga dekade. Sebagai alternatif dari trading konvensional, CFD tampaknya semakin diminati para trader modern dari hari ke hari.

Namun, jika Anda pemula sepenuhnya atau hanya pernah bertransaksi dengan cara tradisional, yakni memegang saham, CFD mungkin terasa cukup membingungkan di awal. Anda mungkin pernah mendengar bahwa CFD cepat dan fleksibel, tetapi memahami risikonya serta strategi untuk meraih keberhasilan sama pentingnya.

Di akhir artikel ini, Anda akan mengetahui secara tepat cara menggunakan trading CFD beserta segala hal yang menyertainya, jadi simak terus.

Apa Itu Trading CFD?

Trading CFD berada di bawah payung yang sama dengan trading konvensional, yang kemungkinan sudah cukup Anda ketahui. Pada tingkat yang paling mendasar, keduanya tidak berbeda. Meski begitu, keduanya juga tidak sepenuhnya sama.

Trading CFD bekerja berdasarkan prinsip spekulasi. Anda tidak memperoleh keuntungan (atau menderita kerugian) ketika harga aset yang Anda miliki naik, seperti pada trading konvensional. Sebaliknya, Anda bertransaksi berdasarkan pergerakan harga. Jika Anda memprediksi dengan benar bahwa harga sesuatu, seperti saham, forex, atau kripto, akan naik atau turun, Anda akan menuai keuntungan.

Anda menyetorkan sebagian kecil dari nilai transaksi (disebut margin), dan jika harga bergerak sesuai arah yang Anda perkirakan, Anda mengantongi selisihnya. Jika harga bergerak berlawanan, Anda harus menanggung selisihnya. Misalnya, Anda memperkirakan saham Tesla akan naik. Alih-alih membeli saham yang sebenarnya, Anda membuka transaksi CFD di harga $200. Jika harga melonjak ke $220, Anda memperoleh selisih $20. Namun jika turun ke $180, Anda rugi $20. Itulah konsep trading CFD secara singkat.

Cara Kerja Trading CFD

Pada intinya, trading CFD adalah berspekulasi atas pergerakan harga aset tanpa memilikinya. Prediksi tepat, keuntungan masuk ke kantong Anda. Prediksi meleset, Anda menanggung kerugian. Dalam hal ini terdengar mirip dengan trading konvensional, tetapi inilah yang membedakannya: kepemilikan.

Meski ada nuansa lain yang membedakan keduanya, perbedaan terbesarnya adalah konsep kepemilikan, atau ketiadaannya. Dalam trading konvensional, Anda harus memiliki saham untuk memperdagangkannya. Tanpa memegang saham Tesla, Anda tidak bisa memperdagangkannya. Keterbatasan ini tidak ada pada CFD. Anda tidak perlu benar-benar membeli aset apa pun, baik saham maupun forex, karena Anda hanya bertaruh pada pergerakan harganya. Dari sini, komponen seperti spread, margin, dan leverage mulai berperan.

Leverage

Mari bahas leverage terlebih dahulu, karena ini salah satu keunggulan terbesar trading CFD. Leverage memungkinkan Anda mengendalikan transaksi yang jauh lebih besar tanpa deposit yang sama besarnya.

Misalnya, jika Anda mendapatkan leverage 10:1, deposit $1.000 memungkinkan Anda memperdagangkan aset senilai $10.000. Hal ini sangat menurunkan hambatan untuk memulai, yang menjadi masalah utama dalam trading konvensional, dan memperbesar potensi keuntungan. Namun, leverage bisa menjadi pedang bermata dua. Selagi keuntungan terdongkrak, potensi kerugian pun sama besarnya.

Spread dan Margin

Spread juga ada dalam trading konvensional. Namun, dalam CFD, spread merupakan biaya utama trading. Spread adalah selisih kecil antara harga beli dan harga jual, yang dibayarkan secara otomatis kepada broker Anda saat membuka transaksi.

Sementara itu, margin merupakan ciri khas CFD, yaitu sebagian kecil dari total nilai transaksi yang Anda setorkan, sehingga Anda dapat mengendalikan posisi yang jauh lebih besar dengan leverage. Ingat contoh di atas? Deposit $1.000 kita adalah margin, dan dengan leverage 10:1, kita dapat memperdagangkan aset senilai $10.000. Spread dan margin bekerja beriringan dengan leverage.

Pasar Utama untuk CFD

CFD, setidaknya dengan platform yang baik, memungkinkan Anda mengakses banyak pasar dari satu akun. Dalam trading konvensional, Anda harus membuat akun terpisah untuk setiap pasar baru. Berikut pasar yang dapat diakses trader CFD:

  • Saham: Trading CFD atas saham seperti Apple, Amazon, atau Tesla.
  • Forex: Bertaruh pada pasangan mata uang seperti EUR/USD atau GBP/JPY.
  • Komoditas: Berspekulasi pada emas, minyak, atau gas alam.
  • Indeks: Trading pada indeks pasar seperti S&P 500 atau FTSE 100.
  • Kripto: Beberapa broker menawarkan CFD atas Bitcoin, Ethereum, dan aset digital lainnya.

Trading CFD memberi Anda fleksibilitas, tetapi kekuatan besar datang dengan risiko yang lebih besar.

Cara Menggunakan Trading CFD: Panduan Langkah demi Langkah

Trading CFD sangat bergantung pada waktu, dan menahan posisi dalam jangka panjang bukanlah hal yang umum. Ritmenya cepat, berisiko tinggi, tetapi berpotensi imbal hasil tinggi. Karena itu, sebaiknya Anda memahami semua konsep dengan jelas sejak awal.

Nah, berikut panduan untuk memulai trading CFD:

1. Pilih Broker CFD

Anda perlu membuat akun CFD pada broker tepercaya sebelum mulai trading. Pentingnya memilih broker yang tepat tidak bisa dilebih-lebihkan. Keputusan ini dapat menentukan bagaimana perjalanan trading Anda berlangsung. Ada banyak platform di luar sana, jadi luangkan waktu untuk melihat mana yang menawarkan manfaat terbanyak. 

Sebagai konteks, broker adalah perusahaan yang memberi Anda akses ke pasar CFD, menyimpan dana Anda, dan membantu mengeksekusi transaksi.

Broker yang buruk membebani Anda dengan biaya tersembunyi, menunda penarikan, memanipulasi harga, atau memiliki eksekusi lambat yang membuat Anda merugi. Beberapa broker bahkan memiliki spread (selisih antara harga beli dan jual) yang lebih lebar, sehingga lebih sulit untuk meraih profit.

Broker yang baik seharusnya menyediakan spread ketat, biaya rendah, dan akses ke beberapa platform. Platform kami, XBTFX, menawarkan hal itu dan lebih. XBTFX adalah pilihan solid yang membuat trading mudah, transparan, dan andal.

Kami menawarkan:

  • Spread ketat dan biaya rendah
  • Leverage tinggi, hingga 500:1 yang sangat besar
  • Akses ke berbagai pasar seperti saham, trading forex, kripto, indeks, dan komoditas
  • Eksekusi order cepat tanpa penundaan
  • Aman dan teregulasi, memastikan transaksi dan dana Anda terlindungi
  • Akses ke strategi trader ahli 

Pilihlah broker seperti XBTFX yang bekerja untuk Anda, bukan melawan Anda. Dengan platform, strategi, dan manajemen risiko yang tepat, Anda akan berada pada posisi yang lebih kuat untuk memanfaatkan peluang pasar dan mengembangkan portofolio Anda dari waktu ke waktu.

Pastikan juga Anda mempelajari perbedaan antara broker CFD vs bursa kripto.

2. Buka Akun Trading CFD

Langkah berikutnya setelah memilih broker CFD adalah mendaftar dan membuka akun Anda. Sebaiknya mulai dengan akun demo untuk berlatih tanpa risiko menggunakan dana virtual. Namun, Anda juga dapat langsung menggunakan akun riil untuk mulai trading dengan modal sungguhan.

Setelah mendaftar di XBTFX, Anda akan melihat dasbor. Dari menu samping, klik Platforms, lalu pilih cTrader atau MT5. Keduanya adalah platform trading dengan fitur lengkap, jadi Anda dapat memilih salah satunya untuk memulai. Lalu klik Create New Account.

Selanjutnya, Anda akan diberi pilihan untuk membuat akun Live atau Demo. Sekali lagi, jika ini pertama kalinya Anda trading, kami menyarankan untuk memulai dengan akun demo.

Setelah mengklik tab Demo, klik Product, lalu pilih satu-satunya opsi dari menu tarik-turun. Semua kolom lainnya akan terisi otomatis, jadi lanjutkan dan selesaikan pengisian formulir.

3. Pilih Pasar untuk Trading

Trader CFD sangat beragam karena banyaknya pilihan pasar dalam dunia trading CFD. Anda dapat memutuskan apa yang ingin diperdagangkan, baik saham, forex, komoditas, indeks, maupun kripto. Tak perlu dikatakan lagi, setiap pasar bergerak secara berbeda dan cocok untuk gaya serta tujuan trading yang berbeda.

4. Tentukan Akan Membeli atau Menjual

Salah satu perbedaan utama antara trading konvensional dan CFD adalah Anda dapat meraih keuntungan baik saat harga pasar naik maupun turun. Jika Anda memperkirakan harga akan naik, Anda membeli dan mengambil posisi long. Demikian pula, jika Anda memperkirakan harga akan turun, Anda menjual dan mengambil posisi short.

Berikut daftar faktor utama yang memengaruhi harga CFD:

  • Penawaran dan Permintaan
  • Berita & Laporan Ekonomi
  • Laba Perusahaan (untuk saham)
  • Sentimen Pasar & Perilaku Investor
  • Kebijakan Bank Sentral
  • Peristiwa Politik & Krisis Global
  • Inflasi & Nilai Mata Uang (terutama relevan untuk forex)
  • Bencana Alam & Cuaca (untuk komoditas)
  • Spekulasi & Hype (terutama memengaruhi kripto)

Dalam praktiknya, cara kerjanya kira-kira seperti ini. Jika Anda yakin saham Apple akan naik, Anda membeli CFD Apple. Jika harganya naik dari $150 ke $160, Anda meraih profit atas selisih $10. Namun jika Anda menilai Apple terlalu mahal dan akan turun, Anda menjual CFD. Jika harganya turun dari $150 ke $140, Anda tetap menghasilkan uang.

5. Atur Transaksi dan Kelola Risiko

Setelah memutuskan untuk membeli atau menjual, Anda dapat mulai trading. Karena kita sudah membuat akun di cTrader melalui XBTFX pada Langkah 2, Anda seharusnya telah menerima email berisi detail login Anda. Tampilannya kurang lebih seperti ini:

Anda akan diminta menetapkan kata sandi baru, jadi lakukan itu sebelum masuk ke akun cTrader Anda. Setelah masuk, Anda akan melihat layar trading cTrader:

Dari sini, Anda dapat memilih ukuran transaksi, menerapkan leverage dan margin, serta mengelola risiko. Ukuran posisi yang Anda pilih juga penting karena menentukan berapa banyak uang yang Anda pertaruhkan.

Untuk mengelola eksposur Anda, pahami ukuran lot, yaitu jumlah aset per transaksi, beserta persyaratan margin, yaitu dana yang harus Anda setorkan. Karena CFD menggunakan leverage, Anda hanya perlu menyetorkan margin, bukan seluruh nilai aset. Posisi yang lebih besar berarti potensi profit yang lebih besar, tetapi juga risiko yang lebih besar, jadi berhati-hatilah. Leverage bekerja ke dua arah.

Selain itu, sebelum membuka transaksi, selalu pastikan Anda telah mengatur order stop-loss dan take-profit. Order stop-loss menutup transaksi secara otomatis pada level yang ditetapkan untuk membatasi kerugian Anda, sedangkan take-profit mengunci keuntungan ketika harga mencapai target yang Anda tetapkan. Keduanya adalah jaring pengaman Anda dan sangat penting karena pasar CFD bergerak cepat, dan Anda tidak selalu bisa memantau layar.

6. Eksekusi dan Pantau Transaksi Anda

Setelah transaksi berjalan, saatnya tetap aktif dan memperhatikan beberapa hal:

  • Pantau pergerakan harga menggunakan grafik
  • Ikuti terus berita pasar, karena dapat sangat memengaruhi transaksi Anda
  • Sesuaikan stop-loss atau take-profit sesuai kebutuhan
  • Waspadai tren dan sesuaikan strategi Anda jika diperlukan

XBTFX memudahkan Anda dengan fitur peringatan harga sehingga Anda tahu ketika terjadi pergerakan besar. Jika keadaan tidak berpihak pada Anda, Anda dapat memilih keluar lebih awal untuk memangkas kerugian sebelum bertambah buruk.

Penutup

Sebagai penutup, tidak mengherankan melihat lonjakan jumlah trader CFD. CFD membebaskan diri dari belenggu trading konvensional dan memberi trader modern kesempatan meraih profit baik saat pasar bearish maupun bullish.

Meski begitu, trading CFD tidak sesederhana sekadar mengklik "buy" atau "sell". Anda harus memahami cara menggunakan trading CFD beserta konsep intinya seperti leverage, spread, dan margin.

Ingat, sangat mudah untuk menang besar sekaligus rugi besar. Bahkan pilihan broker Anda membuat perbedaan yang sangat besar. Broker yang baik membuat trading aman dan menawarkan eksekusi cepat, sementara broker yang buruk akan membebani Anda dengan biaya tersembunyi dan penarikan yang lambat.

Singkatnya, kunci sukses dalam trading CFD ketika Anda baru mulai adalah memulai dari yang kecil, mengelola risiko, dan memiliki rencana yang solid.

FAQ

Apakah trading CFD cocok untuk pemula?

Trading CFD harus dilakukan dengan hati-hati. Trading dalam bentuk apa pun berisiko. Konsep leverage memang menurunkan hambatan untuk memulai, tetapi meski bisa membawa keuntungan besar, kerugian besar juga mungkin terjadi. Pemula mungkin kesulitan menghadapi ritme pasar yang cepat, jadi sebaiknya dijalani dengan hati-hati.

Semua artikel

Trading sesuai cara Anda.
Trading dengan percaya diri.

Di Mega1 dan MetaTrader 5

Dukungan Langsung

Chat dengan tim dukungan kami, termasuk di akhir pekan.

Situs dukungan

Panduan dan jawaban seputar akun, pendanaan, dan platform Anda.

Kunjungi situs dukungan

Blog

Berita perusahaan, pembaruan pasar, dan wawasan trading.

Baca blog

Peringatan Risiko: Memperdagangkan produk CFD melibatkan tingkat risiko yang tinggi dan mungkin tidak cocok untuk semua investor.